Agrobisnis Peluang Usaha Perikanan 

Siswa SMKN 2 Indramayu Dapat Omset Ratusan Juta Dari Udang Paname

Kabupaten Indramayu sebagai daerah yang memiliki garis panjang pantai seluas 144 KM merupakan potensi besar dalam bidang perikanan seperti hasil tangkapan ikan laut, disamping itu tidak kalah menjanjikan yaitu usaha perikanan tambak seperti tambak ikan bandeng, lele, gurame, emas, nila, patin dan udang.

Dalam pengembangan potensi yang ada dimasyarakat nampaknya dipelajari dan dikembangkan oleh kalangan akademisi seperti yang dilakukan oleh Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 2 Indramayu.

Gedung SMKN 2 Indramayu (google)

SMKN 2 Indramayu yang dikepalai oleh Drs. H. R. Andi Susanto, M.Pd mendorong anak didiknya untuk bisa mengembangkan dan menggali potensi kearifan lokal sesuai Visi SMKN 2 Indramayu yaitu “Menjadikan Sekolah Menengah Kejuruan Model Berbasis IPTEK dan Berwawasan Global Tahun 2017 yang mempunyai Kearifan Lokal.“

Salah satu yang menarik dari sekolah ini adalah pengembangan dalam bidang perikanan yang termaktud dalam Misi sekolah yaitu “Menumbuhkan jiwa wirausaha dan kemandirian melalui unit produksi dan teaching factory”, sehingga siswa berorientasi untuk mandiri dan memiliki jiwa wirausaha.

Dalam setiap teori dan praktikum berjalan beriringan supaya mampu mengaplikasikan wawasan dan keilmuan yang dimiliki siswa yang telah disampaikan oleh para guru dan bisa uji praktik dilapangan.

Pemanenan Udang Paname (dok. Himawan Susanto)

Tidak disangka para siswa SMKN 2 Indramayu yang mengikuti Praktik Taruna “Budidaya Perikanan Udang Paname” dibimbing oleh Pak Himawan Susanto dan Pak Makrus Kusnan telah berhasil meningkatkan hasil produksi dengan teknik budidaya udang paname yang benar.

Pak Himawan menuturkan bahwa “Siapa bilang sukses itu nunggu lulus” hal demikian merupakan motivasi terhadap anak didiknya agar siswa mampu menjadi seorang wirausaha yang kreatif dan terus berinovasi sehingga dapat mencapai kesuksesan sedini mungkin.

Hasil Panen Udang Paname (dok. Himawan Susanto)

Udang paname yang dipanen sudah berumur 70 HST (hari setelah tebar) dengan jumlah bibit sebanyak 150 ribu ekor yang ditebar pada lahan tambak seluas 1.700 Meter, modal yang dikeluarkan sebanyak Rp. 35 juta diluar dari biaya tenaga pemeliharan yang dilakukan oleh siswa langsung dan sewa lahan milik sekolah dengan potensi hasil produksi 2,2 Ton.

Pada saat pemanenan harga udang paname sedang diangka Rp. 65 ribu/Kilogram sehingga pendapatan kotor sebesar Rp. 143 juta, tentu ini sangat menjanjikan.

Hasil Udang Paname (dok. Himawan Susanto)

Keberhasilan dalam budidaya udang paname ini menjadi bahan kajian SMKN 2 Indramayu yang akan terus mengembangkan budidaya perikanan sesuai materi pelajaran praktikum sehingga siswa dapat mengambil ilmu yang telah dipelajari dan dapat berguna untuk kemandirian siswa.

Disamping itu masyarakat juga memberikan apresiasi atas keberhasilan dalam pengembangan budidaya udang paname melalui media sosial milik para guru.

Facebook Comments

Related posts