Agrobisnis Peluang Usaha Perikanan Tokoh Inspirator 

Mendulang Untung dari Kepala Ikan Manyung Pindang Gombyang

Siapa yang tidak kenal dengan kuliner Pindang Gombyang Kepala Ikan Manyung, Kuliner yang satu ini merupakan masakan khas dari Kabupaten Indramayu. Pada Tahun 2016, Kabupaten Indramayu memecahkan Rekor dari Original Rekor Indonesia (ORI) yaitu makan Pindang Gombyang Kepala Ikan Manyung dalam waktu bersamaan sebanyak 2.016 piring. Acara yang dipelopori oleh Koperasi Perikanan Laut (KPL) Mina Sumitra dalam acara Nadran di Desa Karangsong.

Kuliner Pindang Gombyang Kepala Ikan Manyung (dok. Sunari)

Kepala Ikan Manyung merupakan ikan hasil laut yang memiliki moncong cukup panjang sebagai bahan utama pembuatan kuliner Pindang Gombyang, sekilas asal-usul kepala ikan manyung pada tempo dulu bahwa nelayan hanya mengambil bagian badan (daging) ikan saja sebagai bahan pembuatan ikan asin dan jambal roti yang laku dijual sedangkan bagian kepala dibuang karena tidak laku. Biasanya kepala ikan manyung tersebut dibawa pulang oleh nelayan dan dimasak menjadi Pindang Gombyang sebagai lauk-pauk makanan di keluarga nelayan pantai utara.

Setelah turun-temurun masakan Pindang Gombyang Kepala Ikan Manyung yang sudah tidak asing dikalangan nelayan kini mulai berkembang dimasyarakat bahwa Pindang Gombyang diketahui memiliki rasa yang gurih, enak, dan nikmat sehingga para pengusaha kuliner mulai memperkenalkan ke masyarakat luas dan mulai menjadi menu spesial di Rumah Makan dan Restoran di Kabupaten Indramayu.

Mba Sunari Pengusaha Kepala Ikan Manyung (dok. Sunari)

Terkenalnya masakan Pindang Gombyang Kepala Ikan Manyung tersebut tidak terlepas dari ketersediaan bahan baku Kepala Ikan Manyung. Mba Sunari namanya seorang wirausaha wanita muda dari Desa Karangsong Kecamatan Indramayu Kabupaten Indramayu ikut serta menyokong keberlanjutan kuliner Pindang Gombyang di Kabupaten Indramayu, Mba Sunari merupakan Distributor Kepala Ikan Manyung yang mengisi stok Rumah Makan dan Restoran di Kabupaten Indramayu.

Usaha tersebut ditekuni Mba Sunari usaha sejak Tahun 2009 dan sekarang sudah berjalan selama 8 tahun, setiap bulan Mba Sunari harus menyiapkan stok Kepala Ikan Manyung sekitar 2-5 Ton untuk didistribusikan kepada para pelanggannya. Untuk mencukupi kebutuhan pasar, Mba Sunari mendapatkan Kepala Ikan Manyung dari berbagai daerah di Indonesia seperti Indramayu, Jakarta sampai Lampung.

Mba Sunari menuturkan bahwa usaha yang telah dirintisnya tidak terlepas dari suka dan duka, sukanya ketika usaha lancar dan pendapatannya naik, sedangkan dukanya yaitu setelah terkenalnya Pindang Gombyang Kelapa Ikan Manyung, nelayan mulai menaikkan harga bahan baku tinggi sehingga keuntungan menjadi tipis bahkan pas-pasan tidak seperti pada waktu sebelum terkenal yang notabene bakan baku masih murah, kendala lain yaitu terkadang mengalami kelangkaan bahan baku sehingga sulit mendapatkan Kepala Ikan Manyung.

Untuk melebarkan sayap usahanya kini Mba Sunari ikut membuka usaha Kuliner masakan khusus Pindang Gombyang Kepala Ikan Manyung dengan resep rahasia Mba Sunari telah memikat para pelanggannya untuk menikmati menu tersebut, pemasaran yang dilakukan cukup berbeda dengan Rumah Makan dan Restoran lainnya Mba Sunari memberikan pelayanan Delivery / Siap antar kepada konsumen sehingga konsumen lebih merasakan hal yang berbeda selain menu masakannya memiliki rasa yang nikmat dilidah.

Facebook Comments

Related posts