Tokoh Inspirator 

Mantan TKW Sukses Dirikan Bank Sampah

Penanganan sampah tidak cukup dengan melihat, dibuang apalagi hanya berdiam. Sosok mantan buruh migran TKW (Mutiah) asal Desa Tinumpuk Kecamatan Juntinyuat Kabupaten Indramayu telah menorehkan tinta emas untuk masyarakat sekitar dengan Bank Sampah.

mutiah bank sampah ksm cbo ibu tin berseri (18)
Gedung TPS Bank Sampah KSM CBO Ibu Tin Berseri

Sejak tahun 2011, Mutiah mendirikan CBO Ibu Tin yang konsen pada persoalan hak-hak buruh migran setelah berjalan selama 3 tahun, Mutiah merasakan bahwa perjuangannya tidak cukup pada buruh migran saja namun juga perlu mengangkat persoalan lingkungan yang ada dimasyarakat sekitar yaitu penanganan sampah.




Sampah Plastik yang telah dipilah
Sampah Plastik yang telah dipilah

Bermula adanya banjir pada tahun 2013 yang cukup besar melanda desa yang membanjiri perumahan dan persawahan, sampah berserakan disetiap tempat disitulah Mutiah berinisiatif untuk menangani sampah secara khusus.

Gudang Bank Sampah KSM CBO Ibu Tin Berseri
Gudang Bank Sampah KSM CBO Ibu Tin Berseri

Berbekal dari semangat dan kerja keras, Mutiah mengajak rekan-rekan mantan buruh migran dan pemuda desa untuk berjuang secara sukarela menangani sampah rumah tangga yang selalu menjadi permasalahan lingkungan di desa.

Struktur Organisasi Bank Sampah KSM CBO Ibu Tin Berseri
Struktur Organisasi Bank Sampah KSM CBO Ibu Tin Berseri

Pada tahun 2014, Mutiah mendirikan Bank Sampah Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) TPS 3R CBO Ibu Tin Berseri. Perjalanan Bank Sampah cukup menguras tenaga dan fikiran, Mutiah dan rekan-rekan menghadapi banyak kendala seperti kurangnya sarana-prasarana, tempat, biaya operasional, SDM dan juga kurangnya dukungan berbagai pihak.

Daftar Pemasukan Sampah
Daftar Pemasukan Sampah

Ditambah lagi kurangnya kesadaran masyarakat akan persoalan sampah, Bank Sampah mulai bergerakan dengan memdorong kesadaran warga akan pentingnya sampah dengan sosialisasi, penyampaian dor to dor ke rumah warga, memberikan pelatihan tentang sampah sampai  masyarakat mulai tergerak dan sadar akan sampah.

Tempat Produksi Pengolahan Sampah
Tempat Produksi Pengolahan Sampah

Bank Sampah KSM CBO Ibu Tin Berseri akhirnya mendapat kepercayaan pada tahun 2016 dari Kementerian PURP dengan dibangunnya Gedung tempat pengolahan sampah dan sarana penunjang. Pada tahun 2017, CSR PT. Polytama Propindo memberikan bantuan alat Pirolisator, Insinerator dan tong pengolah sampah menjadi pupuk yang didampingi tim ahli dari Institut Teknologi Bandung.

Alat-alat pengolahan Sampah
Alat-alat pengolahan Sampah

Saat ini Bank Sampah sudah memiliki 200 anggota, dan terus bertambah karena masyarakat mulai sadar bahwa sampah jika dikelola dengan baik akan bernilai ekonomis disamping akan menanggulai permasalahan lingkungan.

Produk kerajinan tangan hasil daur ulang sampah
Produk kerajinan tangan hasil daur ulang sampah

Setiap hari petugas Bank Sampah akan keliling rumah warga untuk mengambil sampah warga yang sudah dipilah baik sampah basah maupun sampah kering yang memiliki nilai ekonomis akan dicatat sebagai tabungan sampah warga.

Pupuk Organik Cair hasil pengolahan sampah basah
Pupuk Organik Cair hasil pengolahan sampah basah

Jika anggota yang datang langsung menabung sampah ke TPS Bank Sampah maka harganya akan berbeda dengan harga sampah yang diambil oleh petugas.

Bank Sampah KSM CBO Ibu Tin Berseri terus melakukan pengembangan pengolahan sampah seperti membuat produk turunan dengan mendaur ulang sampah plastik menjadi kerajinan tangan seperti tas, dompet, sampah basah diolah menjadi Pupuk Organik Cair (POC MASARO) dan pakan ternak, sampah plastik diolah menjadi Bahan Bakar Minyak (BBM).

Bahan Bakar Minyak dari Sampah Plastik
Bahan Bakar Minyak dari Sampah Plastik

Dengan penanganan Sampah yang tepat bernilai ekonomis dan menjadi penghasilan tambahan untuk warga sekitar sehingga persoalan sampah dapat teratasi itulah yang sedang dilakukan oleh Bank Sampah.

 

Facebook Comments

Related posts