Agroteknologi Info Perkebunan 

Indramayu Adopsi Penanaman Mangga Ultra Padat (UHDP) Pertama di Indonesia

Julukan Kota Mangga adalah nama sebuah ikon/brand dari Kabupaten Indramayu Provinsi Jawa Barat, kota ini identik dengan buah mangga karena setiap halaman rumah, tempat sekolah, rumah ibadah, perkantoran, taman di Kabupaten Indramayu mayoritas ditanami pohon mangga, selain itu Kebun-kebun mangga setiap desa terbentang luas dibeberapa lokasi diwilayah Indramayu.

Jarak Tanam 2,5 Meter X 2,5 Meter (Ultra High Density Plantation)

Tanaman mangga sangat cocok tumbuh dan berbuah di Kabupaten Indramayu, hal tersebut terjadi karena faktor struktur tanah, iklim, dan topografi yang mendukung sehingga buah mangga yang berasal dari Indramayu memiliki ciri khas rasa yang enak, manis, dan aroma wangi yang tajam. Buah mangga asal Indramayu sangat diminati oleh masyarakat luas baik pasar lokal maupun internasional.

Budidaya tanaman mangga  di Indonesia pada umumnya dilakukan oleh petani dengan jarak tanam panjang 10 meter x lebar 10 meter atau 10 meter x 8 meter sehingga pada luasan lahan per hektar hanya masuk sekitar 120 pohon. Hal ini menjadi kurang efektif karena membutuhkan banyak lahan tanam, untuk mengejar tingkat produksi dalam kurun waktu 3 sampai 5 tahun tanaman belum bisa maksimal disebabkan karena jumlah populasi pohon masih sedikit dan membutuhkan waktu lama, perlu adanya terobosan dan teknologi baru dalam pengembangan tanaman mangga.

Pembibitan Mangga Agrimania

Nampaknya permasalahan jarak tanam yang kurang efektif yang ada di Indonesia sama persis yang dialami oleh negara lain yang memiliki potensi perkebunan tanaman mangga, Namun persoalan tersebut nampaknya sudah diteliti dan dikembangkan oleh negara lain seperti India dan mesir yaitu dengan mengeluarkan sistem teknik UHDP (Ultra High Density Plantation) yaitu teknik penanaman ultra-padat dimana tanaman akan mencapai produktivitas tinggi dan percepatan buah serta mengefisiensi kebutuhan lahan penanaman menjadi optimal.

Penanaman Mangga Agrimania Teknik UHDP oleh Pihak CSR Pertamina RU VI Balongan

Jarak tanam UHDP yaitu 2,5 meter x 2,5 meter sehingga per hektar masuk sekitar 700 pohon mangga, Penanaman Mangga dengan teknik UHDP tersebut pertama kali di Indonesia yang diadopsi oleh H. Urip (Kelompok Tani Hortikultura Agrimania) bersama Corporate Social Responsibility (CSR) PT. Pertamina RU VI Balongan dilokasi Kebun Agrimania Rawa Bolang Desa Jatisura Kecamatan Cikedung Kabupaten Indramayu (20/09/2017).

Penanaman Mangga Agrimania Teknik UHDP oleh H. Urip

Varietas mangga yang ditanam dengan teknik UHDP yaitu varietas mangga Agrimania, Mangga Agrimania merupakan mangga termahal di Indonesia dan menjadi mangga unggul nusantara yang berasal dari Indramayu sehingga mangga Agrimania dipilih untuk menjadi pohon mangga yang pertama kali diujicoba-kembangkan dengan sistem teknik UHDP.

Foto Bersama Kelompok Tani Hortikultura Agrimania, Pekebun, CSR Pertamina RU VI Balongan

H. Urip “Sudah menjadi impian untuk mengembangkan perkebunan mangga Agrimania di Indramayu khususnya, dan dengan teknik baru UHDP atau penanaman ultra padat ini semoga menjadi terobosan baru dalam dunia perkebunan mangga di Indonesia dan tanaman buah untuk mencapai produksi tinggi yang optimal”. Pihak CSR Pertamina RU VI Balongan terus memberikan dukungan dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat dan mengangkat potensi daerah yaitu Mangga Agrimania yaitu buah mangga lokal dari Indramayu sehingga Pertamina hadir menjadi Perusahaan yang memiliki respon sosial terhadap masyarakat dan bergerak terhadap penghijauan lingkungan yang memiliki misi “Energi Baru Terbarukan”.

Facebook Comments

Related posts