Tokoh Inspirator 

Anggi Berhasil Kembangkan Tanaman Porang di Indramayu

Kabupaten Indramayu merupakan daerah penghasil beras tertinggi di Nasional, hal ini terjadi karena hamparan lahan sawah yang luas, tinggkat produktivitas padi yang baik, mayoritas mata pencaharian masyarakat tani di Indramayu, serta kebiasaan petani menanam padi selama 2 (dua) musim dalam setahun menjadikan Kabupaten Indramayu sebagai lumbung padi nasional.

tanaman porang

Berbeda dengan kebiasaan petani lainnya Anggi yang merupakan pemuda tani asal Desa Manggungan Kecamatan Terisi Kabupaten Indramayu lebih memilih untuk mengembangkan tanaman porang dengan nama latin (Amorphophallus muelleri ) alasan ini didasari dari prosfek porang yang cerah baik permintaan pasar eksport maupun lokal.

benih porang

Porang tumbuh di daerah dataran rendah dari mulai 0-1000 mdpl, tanaman ini menghasilkan umbi yang memiliki kandungan glukomannan, tingkat indek glikemik yang rendah dan mampu menghasilkan kandungan karbohidrat, sehingga tanaman ini sangat dibutuhkan di bidang industri dan kesehatan, untuk diolah berbagai produk seperti bahan baku pangan, lem, agar-agar, mie, tahu, kosmetik, roti. di negara Jepang, Porang menjadi pasar yang cukup bagus karena porang dibuat untuk bahan pembuatan mie instan.

pembibitan porang

Bermulai dari mencari informasi dan pengetahuan tentang tanaman porang, anggi akhirnya mencoba untuk menanam porang dilahan pekarangan dari mulai karakter tanaman, cara budidaya, pemupukan dan pemeliharaan, di tahun 2019, Anggi terus memperluas lahan budidaya porang, dan memberanikan diri merubah lahan sawah tanaman padi menjadi lahan budidaya tanaman porang.

Berbagai pengetahuan dan riset terus dipelajari hal ini karena tanaman porang merupakan tanaman baru yang dibudidayakan di daerah Indramayu, bahkan seringkali dianggap oleh petani lain dipandang sebelah mata karena budidayanya berbeda dengan yang lainnya, namun kegigihannya cukup membuahkan hasil dari mulai ia berhasil membuat benih sendiri dari panen biji (katak) untuk ditanam kembali dilahan.

Tahun ini anggi masih fokus dalam perluasan lahan budidaya dan pembibitan yang sudah memiliki luas 1,7 hektar. Anggi memiliki visi untuk memperkenalkan budidaya Porang di Kawasan Indramayu, dengan tujuan meningkatkan kualitas hidup dan perekonomian masyarakat Indramayu dan akan mendirikan Pusat Edukasi dan Informasi tentang Porang (Amorphophallus Muelleri

Perlahan tapi pasti ia bertekad merubah Indramayu yang awal nya di kenal sebagai salah satu LUMBUNG PADI Indonesia menjadi LUMBUNG PORANG Indonesia.

 

Facebook Comments

Related posts