Perikanan Tokoh Inspirator 

Alat Pemberi Pakan Ikan Mandiri Juara I Lomba Cipta TTG 2017

Lomba Cipta Teknologi Tepat Guna Tingkat Kabupaten Indramayu Tahun 2017 yang diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Indramayu, akhirnya memberikan apresiasi dan Predikat Juara I kepada Sudarno yang telah membuat Alat Pemberi Pakan Ikan Mandiri, (Asal Goyang Pakan Keluar).

Sudarno (Kanan) penemu Alat Pemberi Ikan Mandiri dan Tim (dok. Sudarno)
Sudarno (Kanan) penemu Alat Pemberi Ikan Mandiri dan Tim (dok. Sudarno)

Sudarno berhak mendapatkan prestasi Juara I karena ide yang digagasnya dinilai sangat menarik dan efektif, alat yang dibuatnya sangat simpel, murah dan dapat digunakan secara massal oleh para petani ikan tambak.

Alat Pemberi Ikan Mandiri Dari Galon (dok. Sudarno)
Alat Pemberi Ikan Mandiri Dari Galon (dok. Sudarno)

Awal mula idenya terinspirasi ketika melihat banyaknya galon rusak yang tidak dimanfaatkan dari usaha isi air ulang RO miliknya, disamping itu ia juga budidaya ikan tambak, dari situlah ide tercetus pada saat kendala kesulitan memberi pakan ikan secara manual.

Alat Pemberi Ikan Mandiri Dari Blong (dok. Sudarno)
Alat Pemberi Ikan Mandiri Dari Blong (dok. Sudarno)

Biasanya pemberian pakan sangat memakan waktu dan tenaga, apalagi jika petani yang lahan tambaknya luas dan mempunyai beberapa lokasi tambak yang berjauhan ini akan menambah biaya produksi tinggi seperti memberi upah kepada pekerja untuk memberi pakan.

Sehingga Sudarno berfikir bagaimana menemukan cara untuk mengatasi kendala tersebut, Akhirnya Ia mencoba merakit berbagai alat untuk memberi pakan secara efektif dengan teknologi sederhana dan memanfaatkan barang-barang yang ada disekitar.

Setelah melakukan beberapa uji coba akhirnya Sudarno menemukan alat pemberi pakan ikan mandiri, khususnya pakan apung dan terbukti  efekif waktu,tenaga dan biaya.

Alat ini akan mengefisiensi tercecernya pakan yang tidak termakan ikan dipinggir tambak dan meskipun tanpa mesin, alat akan bekerja secara otomatif apabila pipa paralon tersentuh oleh ikan maka pakan akan keluar.

Pakan akan berhenti dengan sendirinya apabila paralon tidak tersentuh ikan dan jika waktu menjelang magrib ikan akan bubar dan berhenti makan maka secara otomatif pakan akan berhenti.

Alat Pemberi Pakan Ikan ini sangat efektif serta memiliki kelebihan lain yaitu pakan terlindung dari air hujan maupun angin karena pakan tertutup rapat di dalam blong ataupun galon yang di design dengan baik.

Ukuran Alat yang dbuat ada 2 jenis bentuk :

  1. Ukuran galon dapat diisi pakan ikan seberat 10 kg
  2. Blong untuk ukuran lebih besar dapat diisi pakan ikan seberat 50 kg

Dari dua alat tersebut pada prinsip kerjanya sama saja hanya berbeda ukuran dan bentuk saja.

Pembuatan dan penggunaan sangat mudah dan masyarakat umum bisa membuat sendiri alat tersebut hanya perlu belajar dan praktek untuk mempelajari cara pembuatannya.

Dari pengalaman Sudarno bahwa dengan menggunakan alat pemberi pakan mandiri, hasil panen bandengnya mencapai 2,2 ton yang biasa hasil panennya jauh dibawah itu dengan berat ikan 1,8 kg/ekor,.

Dari enam lokasi tambak yang dulunya membutuhkan tenaga kerja 3 orang sekarang dengan alat pemberi pakan ikan mandiri cukup 1 orang saja karena tugasnya hanya mengisi pakan.

Cara penggunaan Alat pemberi pakan ikan mandiri sangat sederhana yaitu cukup tuangkan pakan apung pada blong/galon dan alat tersebut akan bekerja secara otomatis jika pipa tersentuh oleh ikan yang sedang mencari makan.

Semoga Sudarno dapat terus meningkatkan kreativitasnya dan mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Daerah Kabupaten Indramayu sehingga dapat bermanfaat untuk masyarakat luas untuk sektor perikanan dan juga kesejahteraan petani.

Facebook Comments

Related posts